Latest News

Tampilkan postingan dengan label HUMANIORA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HUMANIORA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 April 2017

Baru Rencana, Pemkot Akan Bayarkan Tunggakan Biling

[caption id="attachment_1198" align="aligncenter" width="469"] Siswa Pendaftar program Bina Lingkungan - Ilustrasi (ist)[/caption]

BANDARLAMPUNG, FS – Pemerintah Bandarlampung berencana membayar tunggakan dana bina lingkungan (Biling) SMA/SMK sekitar Rp 21 miliar usai mendapat  hasil perhitungan dari Disdik setempat.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Bandarlampung tunggakan biling yang  terdiri dari 9 SMK sekitar Rp 10 miliar dan 17 SMA Negeri Rp11 miliar yang belum dibayarkan oleh pemkot Bandar Lampung hingga Desember 2016.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bandarlampung, Trisno Andreas mengatakan pemkot siap membayar tagihan biling jika Disdik telah memberikan data hasil hitung-hitungan tunggakan itu.

“Lagi kita suruh hitung dulu di disdik, kalau hitungan sudah keluar resmi, siap bayar, Insya Allah dananya siap. Mudah mudahan senin (hari ini) sudah ketahuan angkanya,” kata Trisno,Minggu (2/4).

Jika dana pemkot mencukupi, maka tunggakan biling akan dilunasi, namun jika tidak cukup, maka akan menggunakan metode cicil.

"Kalau tidak cukup misalnya untuk pembayaran tunggakan selama empat bulan, maka kita bayar dulu tiga bulan atau membayar yang SMA dulu. Yang pasti kita liat berapa nominalnya.,” ungkapnya

Mengenai tunggakan lainnya seperti jamkeskot, pihaknya juga akan melunasinya namun yang harus diingat lanjut Trisno, tagihan jamkeskot terus bertambah seiring banyaknya masyarakat yang sakit.

“Jamkeskot itu juga kewajiban kita dan tinggal dikit lagi. Kalau kondisi masyarakat sehat semua ya berkurang, tapi kalau banyak yang sakit kayak musim sakit begini dipastikan bertambah,” pungkasnya. (ZN/TM)

Sabtu, 25 Maret 2017

Kwarda Lampung Kecam Aksi Pramuka Makan Tanpa Alas di Alam Terbuka

Netizen mengecam pasca beredarnya Pramuka yang terlihat sedang makan tanpa alas di alam terbuka
Lampung,FS-Beredar luasnya foto Pramuka yang terlihat sedang makan tanpa alas di alam terbuka, menuai kecaman dari Kwarda Lampung Pembina Pramuka Resapi Metode Kepramukaan, Bahkan foto yang tersebar ini menjadi viral dan mendapat kritikan dari netizen.

Mengenai itu, Kak Zainuri Agung MM. Pd, Ketua harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Lampung angkat bicara, dirinya yakin bahwa oknum yang melakukan kegiatan di foto tersebut kurang paham metode pembinaan Pramuka.

"Saya yakin, oknumnya kurang menghayati metode kepramukaan. Karena foto tersebut jelas tidak sesuai dengan nilai-nilai kepramukaan. Kegiatan Pramuka itu keren, gembira dan bernilai," demikian kata kak Zainuri saat di wawancarai di sela kegiatan Rakerda, Sabtu (25/03).

Menurut kak Zainuri, dengan makan beralaskan langsung dengan tanah akan memiliki dampak pada kesehatan. "Walaupun dengan filosofi cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, namun perlu di ingat juga bahwa pramuka iti suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan," katanya.

Baca Juga: Netizen Kecam Pramuka Makan Tanpa Alas di Tempat Terbuka


Kak Zainuri menekankan agar para pembina lain, khususnya pembina yang ada di Lampung tidak mencontoh hal tersebut. "Saya harap jangan ada yang meniru, jika itu terjadi di lingkup kwarda Lampung maka kami akan langsung memberikan teguran dan pendidikan kepada yang bertanggung jawab baik itu pembina atau senior," ungkapnya.

Agar tidak terjadi lagi, kak Zainuri menyarankan dalam membina, pembina harus mempelajari dan meresapi metode kepramumaan, juga berpedoman pada aturan-aturan yang berlaku, seperti SKU yang sarat nilai-nilai.

Diketahui, foto ini sudah mendapat tanggapan dari Ketua Kwartir Nasional Indonesia, kak Adhyaksa Dault melalu akun instagramnya, @adhyaksadault.

"Saya tegaskan ini bukan bagian dari pendidikan dan pembinaan di Gerakan Pramuka, saya sangat menyayangkan hal ini. Saya pastikan bahwa pembina kegiatan tersebut belum mengikuti atau memenuhi kualifikasi pelatih dan pembina Pramuka," kak Adhyaksa Dault dalam keterangan tertulisnya

Kak Adhyaksa Dault meminta, agar Panitia kegiatan tersebut ditegur dan diberikan pembinaan. Menjadi pelajaran berharga dan tidak boleh terulang kembali. Kwarnas akan selesaikan dengan sebaik-baiknya paling lambat Senin, 27 Maret 2017. (RAP)

Netizen Kecam Pramuka Makan Tanpa Alas di Tempat Terbuka

Netizen mengecam pasca beredarnya Pramuka yang terlihat sedang makan tanpa alas di alam terbuka
Beredarnya Foto sejumlah orang mengenakan seragam pramuka makan bersama dari tanah tiba-tiba menjadi viral di media sosial (medsos) Facebook.

Foto yang di-posting pemilik akun Facebook Meme Comic Indonesia tersebut sudah menjadi perbincangan hangat di jejaring sosial.

Beragam komentar Netizen mengecam aksi yang tidak pantas serta tidak mendidik. "Ngasih makan manusia kek ngasih makan hewan. Pendidikan militer sekelas TNI aja ga segininya Heran gue, disekolahin bukannya makin pinter, malah jadi kakak pembina gblk.

Pict : Asep Saepul" tulis pemilik akun Facebook Meme Comic Indonesia.
Foto ini di-posting 25 Maret 2017 Pukul 09.15 WIB. Setelah empat jam berlalu, foto ini mencapai 30 ribu like, 23.653 kali dibagikan dan 5.361 komentar.