Latest News

Tampilkan postingan dengan label Lampung Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampung Timur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 April 2017

Himpaudi Lamtim Gelar Diklat Berjenjang

[caption id="attachment_1143" align="aligncenter" width="480"] Diklat Himpaudi Lampung Timur (ist) [/caption]

SUKADANA, FS -  Himpaudi Kabupaten Lampung Timur mengadakan Diklat berjenjang tingkat lanjut untuk guru-guru PAUD se-kabupaten Lampung Timur, dimulai dari hari senin hingga sabtu atau 27 Maret 2017 sampai 01 April 2017, bertempat di komplek rumah Dinas Bupati kecamatan Sukadana Lampung Timur. Adapun tema yang diangkat yaitu "Kita tingkatkan mutu dan kualitas pendidik menuju pribadi yang berakhlak mandiri, terampil dan professional”.

Diklat berjenjang tingkat lanjut untuk guru-guru PAUD se-kabupaten Lampung Timur, dihadiri oleh ketua Himpaudi Lampung Timur ibu Ridatul Alyah, pengurus wilayah Himpaudi Lampung ibu Citra Persada dan ratusan peserta diklat sekabupaten Lampung Timur.

Ketika diwawancarai awak media bunda Rida (panggilan akrab Ridatul Alyah) mengatakan bahwa pelaksanaan diklat berjenjang tingkat lanjut ini yang dimulai dari hari senin sampai hari sabtu (27/03-01/04) maksud dan tujuan nya adalah untuk meningkatkan kualitas dan SDM guru-guru PAUD yang ada di Lampung Timur agar bisa menjadi guru yang fropesional dan mumpuni karena kedepan guru PAUD tidak hanya mengajar pada anak-anak usia 0-5 tahun, tapi juga memberikan pengarahan sosialisasi kepada orang tua bagaimana cara mendidik anak untuk bisa menjadi anak yang baik, jujur , serta berkata-kata yang bagus.

Bila dilihat dari insentifnya sangatlah tidak ada artinya tapi menjadi guru PAUD adalah panggilan jiwa harus tetap tersenyum salam dan gembira. Perlu di ketahui di kabupaten Lampung Timur sendiri lebih dari 800 kober (kelompok bermain) dan TK (taman Kanak-kanak) itu belum semuanya tersentuh oleh Himpaudi Lampung Timur tapi kami yakin kedepan dengan perjuangan dan dedikasi kami akan merangkul semua nya apalagi dengan dukungan dari pemerintah daerah Lampung Timur yang sangat luar biasa,"Ujar Bunda Rida.

Sementara pengurus wilayah Himpaudi Lampung bunda Citra mengatakan kabupaten Lampung Timur salah satu kabupaten yang cukup beruntung karena sudah masuk bantuan dari Bank dunia untuk mengembangkan PAUD agar cepat tersebar keseluruh desa, tenaga-tenaga pengajarnya pun sudah mumpuni jadi bisa memberi pembelajaran ke level kebawahnya, karena itu kita selalu memberi pelatihan-pelatihan berjenjang pendidikan dasar, pendidikan lanjutan, dan pendidikan bermain.

Ketika ditanya tentang minimnya laki-laki yang menjadi guru PAUD dengan tersenyum bunda citra mengatakan sebenarnya saya perihatin karena dalam pendidikan sebenarnya harus ada keseimbangan antara ayah dan ibu, mungkin masalah ketelatenan, kesabaran, lebih banyak di kaum perempuan,"ungkapnya.

Disinggung tentang kesejahteraan guru PAUD bunda Citra mengatakan bahwa insentif guru-guru telah ada di APBN tapi itu belum cukup maka kami mencoba mendorong kepada pemerintah daerah, dinas-dinas yang terkait agar dapat membantu permasalahan tersebut.

Rencana kedepan untuk perkembangan Himpaudi di Lampung Timur, saya percayakan kepada pengurus-pengurus terutama kepada ketuanya bunda Rida karena saya tau betul kualitas dan dedikasi dengan program -program demi kemajuan pendidikan anak di usia dini Lampung Timur” pungkasnya.(RA)

Jumat, 31 Maret 2017

Bupati Nunik Lantik Syahruddin Putra sebagai Sekdakab Lamtim

[caption id="attachment_1123" align="aligncenter" width="480"] Bupati Chusnunia Chalim melantik Syahruddin Putra sebagai Sekda Kabupaten Lampung Timur (Foto Rusman Ali)[/caption]

Sukadana, FS -Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim melantik Syahruddin Putra sebagai sekretaris kabupaten sesuai Surat Keputusan Bupati Lampung Timur Nomor 821.22/647/25/SK/2017 tertanggal 29 Maret 2017 di Gedung Pusiban Sukadana, Jumat 31 Maret 2017.

Dalam sambutan bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim mengucapkan selamat kepada sekda yang baru dilantik. Jabatan sekda telah kosong sejak 12 Januari 2015. Sebelumnya posisi ini dijabat oleh pelaksana tugas sehingga kewenangannya terbatas.


"Guna menjaga kesinambungan pembangunan dan pelayanan publik, telah dilakukan seleksi sesuai aturan," kata dia.

Dia menambahkan, dalam rangka mewujudkan pemerintah yang baik, sosok pegawai negeri sipil sangat dibutuhkan untuk pelayanan cepat dan berkesinambungan kepada masyarakat.

"Jabatan yang disandang adalah amanah dan tanggungjawab yang harus dipertanggungjawabkan. Lakukan bentuk pelayanan terbaik untuk masyarakat dan pengabdian untuk kabupaten, tentunya ditambah dengan kesabaran dan keiklasan," imbaunya.

Tentunya, kata Chusnunia, sekda baru mampu membuat program inovatif dengan persoalan yang banyak. Kalau roda dijalankan dengan apa adanya akan tidak ada perubahan. "Keterbatasan harus dimaklumi dan harus buat inovasi," ungkapnya.

Sementara, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dalam sambutan yang dibacakan Inspektur Syaiful Darmawan menilai sekda baru memiliki kompetensi yang mumpuni di daerah lain. Atas nama pemprov diucapkan selamat kepada sekda baru dilantik dengan diiringi harapan dapat meningkatkan kredibilitas dan mengemban amanah untuk memajukan Lampumg Timur.
"Sebagai diketahui sekda merupakan jabatan tertinggi di ASN diharapkan dapat memegang teguh kaedah dan aturan berlaku," ungkapnya.

Sedangkan, Sekda Lampung Timur Syahruddin Putra mengatakan akan melakukan konsolidasi kepada jajaran SKPD dan lainnya. "Saya terima kasih atas amanah ini, dan saya akan konsolidadi dengan jajaran," kata dia. (RA)

Kamis, 30 Maret 2017

Lampung Timur Siap jadi Daerah Ramah HAM

[caption id="attachment_980" align="aligncenter" width="500"] Buapti Nunik menjadi salah satu Narasumber Diskusi Merumuskan Strategi PengarusutamaanKabupaten/ KotaHAM di Indonesia. (Ist)[/caption]

BANDARLAMPUNG, FS - Bupati Lampung Timur (Lamtim) Hj Chusnunia Chalim memaparkan bahwa daerah yang dipimpinnya siap menjadi kabupaten ramah HAM. Acara yang digelar di Hotel Morrissey, Jakarta pada Kamis, 30 Maret 2017 itu menegaskan sebagai forum acara multipihak kabupaten/kota ramah HAM di Indonesia.

Bupati Lamtim Hj Chusnunia dalam paparannya menjelaskan, secara simultan dan berkelanjutan, baik dari sisi kebijakan produk hukum maupun penganggaran, Pemerintah Kabupaten Lamtim sudah berusaha menjadi daerah ramah HAM. Selain memakai kriteria yang dirumuskan KemenkumHAM dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 25 tahun 2013, yang kemudian diperbaharui dengan PermenkumHAM Nomor 34 tahun 2016 juga pihaknya menggunakan pendekatan empiris berbasis masyarakat adat.

"Selain telah mencanangkan daerah ramah anak, Pemkab Lamtim juga mulai menginisiasi lahirnya Perda tentang Kabupaten Ramah HAM," kata Mba Nunik.

Acara itu sebagai bagian dari tindak lanjut dari pertemuan di tingkat internasional, dimana menurut perempuan yang aktif di Muslimat NU itu, human rights cities telah menjadi gerakan global. Pengalaman ikut Forum Kota HAM Sedunia atau World Human Rights Cities Forum (WHRCF), lanjut dia, banyak menambah wawasan tentang pentingnya daerah ramah HAM bagi masyarakat Lamtim.

Bahkan, jelas dia, Dewan HAM PBB juga sudah menelurkan resolusi Resolusi Dewan HAM PBB Nomor 24/2 tahun 2013.

Bupati Lamtim yang mengisi acara pada Sesi III dengan materi "Presentasi Mengenai Tiga Pertanyaan Kunci" itu bersama dengan Bupati Bojonegoro Suyoto, Walikota Bandung Ridwan Kamil, dan Komisioner Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron.

Acara yang ditaja Infid dalam merumuskan strategi Daerah Ramah HAM. Dalam ToR-nya, Muhammad AS Hikam, Senior Expert Infid menjelaskan, forum multipihak yang hanya menghadirkan beberapa daerah sebagai kota/kabupaten ramah HAM serta sejumlah tokoh nasional dan aktivis HAM di Indonesia itu sebagai upaya mendorong praktik-praktik, inisiatif dan kebijakan yang sudah dan sedang dijalankan baik oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota, serta inisiatif-inisiatif lain oleh masyarakat sipil.

"Kami memandang perlu adanya pembangunan kesepahaman diantara pihak-pihak (aktor-aktor) perlindungan dan pemenuhan HAM oleh pemerintah daerah," kata dia.

Kesepahaman ini penting, lanjut dia, untuk mewujudkan sinergi, sehingga kerja-kerja yang dilakukan memiliki dampak yang lebih besar dan meluas. Pada akhirnya bila semakin banyak daerah menjadi human rights cities, masyarakat serta bangsa dan negara yang akan menikmatinya. (rls)

Rabu, 29 Maret 2017

Kades Labuhan Ratu V Diduga Pungli Prona

Sertifikat - Ilustrasi (ist)


Minggu, 26 Maret 2017

Pemkab Lamtim Gelar Festival Kicau Burung

Chusnunia Chalim, Bupati Lampung Timur (ist)

WAY JEPARA, FS -  Festival Kicau Burung Bumei Tuwah Bepadan CUP I And Anniversary Bintang Timur BC.IV, yang merupakan rangkaian kalender wisata Kabupaten Lampung Timur, dibuka oleh Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, di Lapangan Labuhan Ratu I , Way Jepara Kab. Lampung Timur, pada Minggu, 26 Maret 2017. 

Turut hadir pada acara Festival Kicau Burung , Bupati Lampung Timur, Chusnunia chalim dan wakil bupati Zaiful Bukhori.Sekdakab, Puji Riyanto, Sekretaris Dewan, Yusmar Sirya, Perwira Penghubung 0411/ LT,Mayor Kaveleri, Joko subroto, Kapolres Lampung Timur, AKBP Harseno, jajaran forkopimda dan forkopimcam beserta kepala desa se Kecamatan Way Jepara.

Festival Burung Berkicau Bumei Tuwah Bepadan Cup I terselenggara berkat kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dengan Komunitas Pecinta Burung Berkicau atau yang lebih trend disebut Komunitas Kicau Mania yang ada di Lampung Timur yaitu Bintang Timur Bird Club Lampung Timur. 

Yusmar Sirya, SH, MH Kordinator Panitia lapangan melaporkan bahwa Festival Kicau Burung Bumei Tuwah Bepadan CUP I And Anniversary Bintang Timur BC.IV , bertema " Pelestarian Burung Berkicau" dan merupakan salah satu program hiburan kalender wisata lampung timur dan juga mengangkat ikon Aset satwa hutan lampung timur.

Selain gajah, lampung timur juga mempunyai satwa hutan yaitu murai batu way kambas, yang pada saat ini mulai di lirik oleh kicau mania di indonesia,"ungkap Yusmar selaku korlap festival.

Yusmar mengatakan bahwa di indonesia peses murai batu ekor putih, yang sebelumnya para kicau mania hanya mengatahui burung murai batu dari aceh, medan, jambi, riau, kota agung."tetapi untuk di ketahui pagi tadi mulai banyak lestarikan burung murai batu way kambas melalui sistem penangkaran lampung timur yang di komodinir panitia dengan membuka stan penangkaran bagian sebelah selatan tarup utama,"ujar Yusmar.

Yusmar juga mengatakan bahwa Jumlah kelas yang dilombakan sebanyak 26 kelas dan jenis burung burung yang di lombakan diantaranya : Murai Batu, Kacer, Kenari, Ciblek. Dengan jumlah peserta kurang lebih 1500 orang dari lampung, Tangerang, Jakarta, Surabaya, Banjar Negara, Banten, Aceh."Dan bagi peserta lomba yang dapat juara akan dapat hadiah uang tunai dan Trophy serta (Door Prize Lemari es, Televisi, Kipas Angin, & Door Prize 1 Tiket Umroh) dari bupati lampung timur, wakil bupati, DPRD, Dinas Pariwisata, Lampung Timur Team, BTBC, Kec. Way Jepara. 

Dalam sambutan bupati Chusnunia chalim yang diwakili oleh wakil bupati Zaiful Bokhori menyampaikan bahwa kegiatan festival kicau burung yang akan diberi nama Bumei Tuwah Bepadan Cup I. 

Nama Bumei Tuwah Bepadan disematkan pada kegiatan ini adalah untuk menjadikan semboyan Lampung Timur agar lebih dikenal secara luas dan menjadi ikon. Bila kemudian hari orang mendengar Bumei Tuwah Bepadan Cup, maka yg terbesit dalam benak mereka adalah sebuah festival kicau burung di Lampung Timur.


“Untuk Festival kicau mania yang rencananya diadakan setiap bulan maret, mencantumkan angka satu pada nama kegiatan tersebut agar kedepan festival kicau mania ini dapat terselenggara secara berkesinambungan dan menjadi agenda tetap di Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama bupati lampung timur Chusnunia chalim mengatakan bahwa festival kicau burung saat ini merupakan salah satu bagian kalender even pariwisata 2017 Kabupaten Lampung Timur. Dimana pada dasarnya melalui even pariwisata tersebut mewadahi berbagai hobi. Karena basis sebenarnya festival festival yang ada di Lampung Timur saat ini berasal dari berbagai komunitas hobi seperti komunitas pencinta burung.

“Sebenarnya Lampung Timur termasuk punya andalan yaitu Murai Batu Way Kambas. Dan kita ingin support nanti kedepannya teman teman penangkar burung dan sebagainya yang asli Lampung Timur, apa yang bisa kita lakukan dengan segala kemungkinan yang ada,” ungkapnya.

Festival kicau burung ini, masih kata Chusnunia peserta ternyata cukup antusias pencintanya luar biasa, kita pikir mungkin hanya sekitar Lampung, ternyata dari Palembang, dari Bandung, dari Jawa Timur. Kita pikir seratus orang, dua ratus orang, ternyata ribuan orang datang, ini luar biasa.(RA)

Sabtu, 25 Maret 2017

Hadiri Rembug Tani, Gubernur Ridho Ajak Petani Tingkatkan Kapasitas


Seorang Petani berbincang bersama Gubernur Lampung M Ridho Ficardo di acara Rembug Tani 2017. (Foto Gede) 

BANDARLAMPUNG, FS - Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo hadiri kegiatan Rembug Tani 2017 di lapangan Pekalongan, Lampung Timur, Sabtu (25/03/2017)

Rembug tani merupakan kegiatan dari Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) yang didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Lampung guna mendorong program ketahanan pangan nasional.

Ketua DPW Perhiptani Lampung Ir. Sutono Sadiman Sastrosuwito menyatakan bahwa Rembug tani merupakan langkah Perhiptani untuk meningkatkan kemampuan kognitif para petani agar berwawasan, profesional dan mandiri.

Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo dalam sambutannya meminta agar para petani Lampung terus meningkatkan keterampilan dan kemampuan diri.

“Dengan adanya acara rembug tani ini, saya harap bisa menguji serta memberi tambahan pengetahuan bagi para petani supaya lebih mampu mengusahakan dan memaksimalkan hasil pertaniannya." Ucap Ridho.

Dalam kesempatan itu Ridho juga mengucapkan banyak terimakasih kepada petani Lampung telah banyak berjasa. Ridho juga menegaskan  petani Lampung harus bisa bersaing, tidak hanya dikancah nasional, kalo perlu petani kita harus bisa mengalahkan petani-petani Thailand, ujar Ridho.

Sebelumnya, Wakil Ketua I DPW Perhiptani Lampung Zainal Mutaqin menjelaskan dalam acara rembug tani ini terdapat 4 acara besar, yaitu temu tani dan penyuluh, lomba asah terampil, pasar tani, dan hiburan rakyat. 

Diraihnya predikat Lampung sebagai provinsi yang memiliki surplus dalam ketahanan pangan nasional tentu tidak lepas dari peran Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo dan Perhiptani Lampung yang para penyuluhnya secara aktif memberikan penyuluhan. (RG)

Jumat, 24 Maret 2017

Bupati dan Wakil Kompak Hadiri Festival Ogoh Ogoh Lamtim 2017

Bupati Nunik ikut berjoget Tarian Ogoh Ogoh (Foto ist) 

Sukadana - (FS), Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Wakil Bupati Zaiful Bukhori menghadiri Festival Ogoh-Ogoh Se-Kabupaten Lampung Timur, Jum'at (24/3/2017) di Desa Pringgondani Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur 2017.

Perayaan ogoh ogoh dalam tradisi Hindu Dharma melambangkan sebagai keinsyafan manusia akan kekuatan alam semesta dan waktu yang maha dasyat, juga merupakan rangkaian Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka umat Hindu.

Dalam Festival Ogoh Ogoh 2017 kali ini diikuti oleh delapan sanggar, antara lain yaitu Bhayangkara dan Gita Prasetya Budaya dari Raman Utara, Cemara Mekar dan Gita Nusantara dari Sukadana, Sekar Jagat dari Marga Tiga, Krama Loka dari Sekampung Udik, Abdi Budaya dari Waway Karya dan Kecamatan Way Jepara menurunkan sanggar Gong 2000.

Gusti Ketut Putra Yasa selaku Ketua Panitia Festival mengatakan seiring waktu terus berjalan, tidak pernah berhenti. Bagi ogoh ogoh itu sangat identik dengan filosofi kalau kita tidak bisa menghargai waktu maka kita akan dihancurkan oleh waktu itu,” terangnya.

“Ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang telah memberikan support, dan dorongan moril sehingga umat beragama pada kesempatan ini dapat melaksanakan kerukunan umat beragama, menghargai kebhinekaan, aman, nyaman dan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur,” tambahnya.

Pembukaan Festival Ogoh Ogoh Kabupaten Lampung Timur 2017 dibuka oleh Chusnunia dengan ditandai pemukulan gong sebanyak empat kali. Setelah itu Bupati Chusnunia memberi sambutan ia menyampaikan bahwa ogoh ogoh kalau dimasukkan dalam festival 2018, ini semakin yakin Lampung Timur adalah mininya Indonesia.

“Masukkan festival ogoh ogoh di dalam Kalender Even Pariwisata 2018, kita dukung bersama. Kalau perlu, dari akhir tahun posternya sudah kita buat, dan kita kampanyekan dari akhir tahun. Jadi, orang Lampung secara umum, tidak perlu pergi jauh jauh kalau mau merasakan beragamnya Indonesia, datang ke Lampung Timur,”ungkapnya. (RA)